Perbandingan Material Rumah dengan Bahan Batako, Bata Merah, dan Bata Ringan

Perbandingan Material Rumah dengan Bahan Batako, Bata Merah, dan Bata Ringan 


Homeshabby.com - Anda ingin membuat rumah?? Tentu bagi anda yang sedang ingin membangun atau merenovasi rumah, memilih bahan untuk membangunnya adalah hal sangat penting untuk diperhatikan. Jadi sebelum anda memutuskan untuk membangun rumah ada baiknya anda mengetahui tentang masing-masing kelebihan dan kekurangan dari batako, bata ringan ataupun bata merah. Perbedaan tersebut nantinya akan mempengaruhi biaya pembangunan serta pengaplikasian di lapangan. Berikut ini keunggulan serta kelemahan dari batako, bata ringan dan bata merah. Selamat membaca 😊 


1. Batako 
Material dinding dari batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara. Pemakaian material batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas, tidak seperti bata merah yang terbuat dari material tanah. Batako atau bat press dalam 1m2 biasanya cenderung lebih ringan daripada bata merah. Ukuran batako press pada umumnya adalah panjang 36-40 cm, tebal 8-10 cm dan tinggi 18-20 cm. Biasanya batako press dipilih untuk memperingan beban struktur sebuah bangunan, mempercepat pelaksanaan dan meminimalisasi sisa material. 



gambar : www.sementigaroda.com


Kelebihan Batako :
1. Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama 
2. Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu 
3. Pemasangan lebih cepat
4. Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadi rembesan air 

Kekurangan Batako :
1. Mudah terjadi retak pada dinding 
2. Kurang baik untuk insulasi panas dan suara
3. Mudah dilubangi dan mudah pecah 






2. Bata Ringan (Hebel/Celcon)

Bata ringan atau hebel atau celcon adalah bata yang dibuat dengan menggunakan mesin. Bata ini memiliki sifat yang ringan, halus dan tingkat kerataan yang baik. Bata ringan ini mempunyai ukuran yang pada umumnya adalah panjang 60cm, tinggi 20cm dan ketebalan 8-10 cm. Bahan dari bata ini sendiri adalah campuran antara pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, aluminium pasta sebagai pengembang (pengisi udara secara kimiawi). 

Pemasangan bata ringan ini cukuplah mudah, bisa langsung diberi acian tanpa harus diplester terlebih dahulu dengan menggunakan semen khusus. Semen khusus hanya perlu diberi campuran air. Namun pemasangan bata ringan juga dapat menggunakan pasir dan semen seperti pemasangan pada batako, bata press dan bata merah. Setelah penjelasan diatas pasti dari kalian ada yang menanyakan mengenai kelebihan dan kekurangan dari bata ringan. Berikut penjelasan dari kami : 

Kelebihan Bata Ringan :
1. Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat membuat lebih rapi
2. Lebih ringan daripada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur
3. Mempunyai kekedapan suara yang baik 
4. Pelaksanaanya lebih cepat daripada bata biasa 

Kekurangan Bata Ringan:
1. Ukuran yang besar sehingga untuk ukuran tanggung membuang sisa yang cukup banyak 
2. Diperlukan keahlian khusus untuk pemasangannya
3. Jika terkena air maka akan sulit kering dan membutuhkan banyak waktu 
4. Harga relatif lebih mahal daripada bata merah 

3. Bata Merah 
Penggunaan bata merah sebagai bahan material pembangunan rumah sudah umum digunakan. Bata merah biasanya terbuat dari tanah yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar kering, mengeras dan berwarna kemarah-merahan. Tanah yang biasanya digunakan adalah jenis tanah liat sehingga bisa menyatu saat proses pencetakan. Oleh sebab itu rumah dengan material bata merah akan lebih kuat dan kokoh serta tahan lama dan adem. Bata merah umumnya memiliki panjang 17-23 cm, lebar 7-11 cm, tebal 3-5 cm. Biasanya untuk cara pemasangan cukup menggunakan pasir dan semen. 
Adapun kelebihan dan kekurangan dari bata merah sendiri adalah :
Kelebihan Bata Merah:
1. Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.
2. Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan.
3. Mudah untuk membentuk bidang kecil
4. Murah harganya
5. Mudah mendapatkannya

Kekurangan Bata Merah:
1. Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi
2. Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil.
3. Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekatnya.
4. Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.
5. Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya.
6. Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya.

Sekian penyampaian dari kami semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi anda dirumah😃




Bagi Bunda yang ingin mencari Aneka Hiasan Dinding, Rak Shabby, Kaligrafi, Keset Home, Keset Kitchen, Wall decor, dll. Bunda cukup klik www.helloshabby.com atau follow instagram kami di @hello.shabby. Hello shabby memberi puluang bagi ibu rumah tangga yang ingin berbisnis menjadi reseller yang menguntungkan. Bersama Hello Shabby membawa keuntungan bagi kita semua.